Arsip Bulan June 2008

Fren Bicara Fakta, Apa benar?

Ditulis oleh Dhimas Pada Tanggal 21 June 2008

Fren Dower Bangsat!!!

Saat iklan di televisi Fren bilang di menit pertama Rp.9 Terus gratis sampe dower. Sepanjang hari, se-Indonesia Sueerr!! Ah bullshit. Kok sebegitu piciknya ya? Kok sebegitu bangsatnya.. Ndak dibaca tulisan perdetik yang kecil itu.. Apakah di negara ini memang penuh pembodohan publik? Trus kalau begini, apakah ini fakta? Yang bikin saya tambah mual itu dowernya yang jelek itu lho.. Nggilani.. :hiiih:

Newest DNS 000webhost!

Ditulis oleh Dhimas Pada Tanggal 17 June 2008

Buat pecinta gratisan! Yang mo buat website gratisan di 000webhost sekarang alamat DNS 000webhost udah ganti lho… Mungkin udah penuh kali ya server yang lama. So yang dulu dnsnya pake dns1.000webhost.com dan dns2.000webhost.com gantilah dengan ns01.000webhost.com dan ns02.000webhost.com

So tunggu apa lagi?

“Lek” dan “Boss” Kian Merajalela di Jateng

Ditulis oleh Dhimas Pada Tanggal 14 June 2008

Pernahkah liat anak SMP membeli jajanan ke penjual siomay? Pasti pernah dunkz.. Anak itu biasanya bilang, “Lek, tuku siomay Lek.. (Paman, Beli siomay Paman..)” Kemudian si penjual siomay berkata, “Pira Boss? (Berapa Boss?)”

“Lek” telah mengalami perluasan makna, yang dulu artinya adalah adik dari orang tua penutur, namun sekarang penjual jajanan keliling pun bisa dipanggil “Lek”. Hal ini membuktikan bahwa salah satu sifat bahasa adalah seiring berjalannya waktu, sesuai perkembangan jaman.

Mengingat kata adalah doa, semoga doa-doa para Lek ini dikabulkan. Semoga anak-anak yang beli siomay dan jajanan lainnya akan menjadi boss yang sesungguhnya.

Ngobrol dengan Pak Wasis DPJ

Ditulis oleh Dhimas Pada Tanggal 13 June 2008

Sebetulnya obrolan saya dengan Pak Wasis ini udah lamaaa banget sekitar 6 bulan yang lalu. Namun mengapa saya tampilin di sini? Karena memang dia yang sangat menginspirasi saya. Orang yang bener-bener mempunyai semangat tinggi, berjuang untuk meraih sukses yang luar biasa menurut saya. Apalagi di mata empunya toko-toko kompie di Jogja, dia begitu dikagumi. Apalagi saya yang cuma penjual kompie eceran kelas permen. Berikut cuplikan pembicaraan saya dengan pak Wasis. (more…)

Dalam Kategori Bisnis

Pensiun Memikirkan Indonesia

Ditulis oleh Dhimas Pada Tanggal 12 June 2008

Betapa kita lihat menjengkelkan bangsa kita ini

tak bisa bersabar barang sebentar

nguwak-uwok ora karuan

kampleng-kamplengan, begajigan

Pemimpin negeri tak tegas

rakyat bersimpah darah

yang kaya gag ingat asal usulnya

yang miskin waton sulaya

Mahasiswa hilang akalnya

okol yang bercokol

Aku ingin pensiun…

pensiun muda

pensiun memikirkan Indonesia

karena mungkin sudah suratan

Indonesia berantakan

Mumet ndasku…

Memakmurkan Kehidupan Pedesaan*

Ditulis oleh Dhimas Pada Tanggal 4 June 2008

Budaya tanam petani kita amat statis, sebagian besar selalu menanam padi, menyebabkan keterpurukan pendapatan mereka. Petani Tradisional merupakan kelompok masyarakat yang mengalami penderitaan berkelenjutan. Petani sawah selalu mengharapkan dapat menanam padi selama tiga kali dalam satu tahun, sedangkan harga jual gabah kadang tidak menutup biaya pengelolaanya. Harga pupuk kimia yang sudah disubsidi oleh pemerintah, bukan untuk menyubsidi petani tetapi justru menyubsidi kelangsungan hidup petani pupuk yang dimiliki oleh para konglomerat.
Di Jepang, beras dari petani dibeli oleh pemerintah dengan harga yang tinggi, agar mereka tetap mau menanam beras kemudian dijual ke pasaran dengan harga relatif rendah. Ini merupakan bentuk subsidi langsung terhadap petani. (more…)

Dalam Kategori Kebudayaan