Melihat Tingkat ke-SEO Friendly-an Sebuah Theme Wordpress

Ditulis oleh Dhimas pada 24 July 2009

Jika kita melihat sebuah theme wordpress dengan mata telanjang, sepertinya sama saja. Ternyata jika kita lihat melalui ‘mikroskop’ kemampuan SEO antara theme satu dengan theme lainnya berbeda.

Beberapa hari yang lalu saya membangun blog bisnis saya. Jika biasanya setelah install wordpress, install theme, install plugin, dan posting beberapa tulisan kemudian sedikit optimasi, tidak ada 24jam sudah terindex, lha blog bisnis saya ini kok sungguh aneh bin ajaib. saya tunggu sampai satu minggu + sudah posting 70an tulisan eh lha kok hanya 3 page yang keindex google. Karena menurut saya tidak wajar, maka saya cari sesuatu yang membuat ketidakwajaran ini. :grin: Kali ini saya menggunakan ‘mikroskop’ seo analyzer milik raven-seo-tools. Tool tersebut adalah tool untuk menganalisa tingkat seo friendly sebuah theme. Saya masukkan url blog saya itu kemudian klik analyze website. E.. lha dalah.. Ternyata semantic structure headernya kacau balau. Ga urut Blass. H1 kemudian h3 kemudian h2. Skor ravennya hanya 50 (nilai terbaik 100), dan di web tersebut tertulis:

It’s important to use header elements properly, because search engines use header elements to determine the context and purpose of your Web page. Headers provide semantic structure and meaning to Web pages, and search engines, like Google, give preferential treatment to Web design that use headers properly.

Nah Saya kira hal ini yang paling fatal yang membuat blog saya tidak segera terindex mesin pencari. Si mesin pencari kalau mau berkunjung ke blog saya selalu dibikin pusing oleh urutan struktur rumah yang aneh. Setelah pintu masuk eh lha ternyata kok WC. Begitu kira-kira kalau dianalogikan.. :grin:

Ternyata Theme yang keren itu kodingnya ngawur. Karena saya belum bisa buat theme sendiri dan bisanya baru ngoprek, saya cari tuh theme yang sekiranya sesuai untuk niche blog saya akhirnya ketemu, rombak dikit, check pake seo analyzernya Raven, dapet skor 75 lumayan.. Karena sudah malam saya tidur. Bangun tidur kemudian saya check lagi.. Eh lha dalah sudah ada 6 page di halaman pencarian tersebut..

Saya jadi inget dulu pas ikut kontes Busby SEO Test dan mendapatkan peringkat 5, blog kontes Busby Seo Test milik imfreakz yang digawangi oleh dewaji skor raven seonya 100. Blog Busby SEO Test milik saya hanya 80. Gimana caranya biar skor Raven SEO sampai 100 (maksimal ya)? Yang kayak beginian memang Dewaji ahlinya ;) Sudah ada sih sedikit petunjuknya sih di halamannya raven. Tapi sampai sekarang skor maksimal yang saya dapatkan hanya 80. Blog ini skor ravennya hanya 75.

Setelah tak lihat lagi skor blog busby seo testnya IMFreakz tersebut sekarang jadi 80 dan blog busby seo test puna saya 75. Mungkin standar penilaiannya ditinggikan kali ya.

Tapi yang perlu diingat SEO on page (yang saya ceritakan di atas) masih belum cukup. SEO off page lebih utama meskipun tidak boleh melupakan SEO on page.  Banyak Website atau blog-blog bagus SEO on Pagenya buruk bahkan xhtml tidak valid. Tapi selalu memenangkan pertarungan di kancah niche tertentu karena kualitas tulisannya bagus dan banyak orang suka dan menggelontorkan backlink dengan sukarela. Dan akhirnya google tahu kodingnya ngawur, kemudian bilang, “yang penting isinya bung!” :grin: Apalagi sekarang ini udah memasuki Era Web 3.0 dimana di Era tersebut adalah era kepercayaan. Lama-lama google akan memahami struktur theme yang kita gunakan meskipun strukturnya acak-acakan, karena sekali lagi, “yang penting isinya :grin:

Jadi terserah anda mo pake theme yang SEO Friendly atau tidak.

Tags: , ,

Tulisan yang Berhubungan
Dalam kategori Uncategorized

26 Tangggapan untuk tulisan “Melihat Tingkat ke-SEO Friendly-an Sebuah Theme Wordpress”

  1. Dhimas says:

    Sial.. Salah memasukkan kategori. :(

    Balas

  2. Diah says:

    wah asik banget ..bs di coba tq mas :)

    Balas

    Dhimas Reply:

    Silahkan dicoba mbak Diah.. :mrgreen:

    Balas

  3. Deddy says:

    Menarik nih infonya. Barusan saya coba masukin url blog saya, ternyata score-nya 75. Hmm… berarti masih bisa ditingkatkan lagi nih :)
    Deddy´s last blog ..Web 3.0 : Tahu Kemana Harus Mencari My ComLuv Profile

    Balas

    Dhimas Reply:

    Kalau bisa maksimal 100 kasih tahu tricknya ya.. Punya Om Dani Iswara itu aku check selalu dapet nilai 100.. Cool.. http://raven-seo-tools.com/seo-analyzer/report/390792/daniiswara.net/

    Balas

  4. the fachia says:

    Sharenya mantaps nih.. :)

    Balas

  5. dani says:

    halah. tes raven lebih condong ke doctype strict.

    tes itu sepertinya ngga terlalu relevan dengan SEO masa kini. misal h1-h3 toh tidak se-strict itu di mata SEO. nyatanya ada situs yang punya h1 dobel atau bahkan tanpa h1, masih bisa ranking tinggi. :)

    tapi best practices struktur web yang direkomendasikan W3C masih banyak kesesuaian dengan tes itu. cmiiw

    Balas

    Dhimas Reply:

    Bener banget mas.. Saya juga berpikiran seperti itu.. :mrgreen:

    Balas

  6. Nah ini dia yang saya cari cari selama ini, bagaimana cara menguji SEO sebuah theme, soalnya banyak theme saya ragukan ke SEO annya…halah..istilah apa pula ini
    Planet Orange´s last blog ..Menjadi gila itu penting My ComLuv Profile

    Balas

    Dhimas Reply:

    Silahkan mas.. ;)
    Dhimas´s last blog ..Melihat Tingkat ke-SEO Friendly-an Sebuah Theme Wordpress My ComLuv Profile

    Balas

  7. iskandaria says:

    Wah, baru tau saya ada toolls kayak gitu. Langsung saya coba deh. Dan hasilnya, 60 untuk template blog saya :) Masih perlu perbaikan kayaknya yach. Tapi content emang is the king.

    Balas

    Dhimas Reply:

    Betul mas.. content masih tetap menjadi penentu
    Dhimas´s last blog ..Melihat Tingkat ke-SEO Friendly-an Sebuah Theme Wordpress My ComLuv Profile

    Balas

  8. wew… analisisnya boleh juga
    klo theme saya cuma scorenya 65 :)
    mang sebentar lagi era web 3.0 … sprtinya search engine bakalan mengalah ketika content yang kita tawarkan bermanfaat bagi banyak orang :)
    afwan auliyar´s last blog ..WP Security Scan, plugin pengaman Wordpress My ComLuv Profile

    Balas

    Dhimas Reply:

    Betul mas.. :grin:

    Balas

  9. siais says:

    wah matep nih bisa di coba di wp ku heheh…

    Balas

  10. arikaka.com says:

    saya dapet angka 65…
    lumayan lah…
    mudah2an pada percaya nanti sama blog abal abal saya…

    Balas

  11. wah baru tahu nih harus dipertimbangkan juga ya ;-)
    kalo themes yang saya pake bersahabat gak ya :roll:
    makasih ulasannya bos
    salam kenal
    Deni Andriana´s last blog ..Sonic Band : Bukan Sekedar Hobi My ComLuv Profile

    Balas

  12. rafnizar says:

    apakah wp dalam hal seo lebih unggul dari blogspot???
    rafnizar´s last blog ..Intiland Tak Bagi Dividen My ComLuv Profile

    Balas

  13. siais says:

    wah keren… bisanya buat wordpress doank yah… blogger bisa g?

    btw boleh tukeran link g? link mas dhimas uda saya pasang tuh silahkan di cek…

    Balas

  14. stopanos says:

    Wah..wah.. gitu thank penjelasannya..bermanfaat

    Balas

  15. madupropolis says:

    iya..lagi cari theme yang bagus tapi seonya juga bagus…..maksih mas infonya. langsung cari ke sumbernya.

    Balas

  16. Thanks Boss. Score blog saya 65. wew ternyata susah ngotak-atik hingga mendekati 100 :(

    Balas

  17. “Setelah pintu masuk eh lha ternyata kok WC” ini kalimatnya lucu lho mas… hehe.. Mas kalo premium template termasuk SEO friendly ga? Tlng yah masih copo neh.
    Just For Laugh´s last blog ..Hot Chick Scared in Bed by Fake Head My ComLuv Profile

    Balas

  18. ahmad says:

    waduh masih pake yang gratisan nih…
    ahmad´s last blog ..Wear Towel Wrap and Move! My ComLuv Profile

    Balas

  19. makasih informasinya mas,blognya komplit nich mas..

    salam kenal..

    Balas

  20. heru says:

    langsung menuju TKP

    Balas

Tinggalkan komentar Anda

CommentLuv Enabled